Kacamata saat ini sudah menjadi bagian gaya hidup seseorang. Kacamata dari sudut pandang fashion dapat mempercantik tampilan seseorang menjadi lebih apik. Maka tidak heran jika semakin hari perkembangan kacamata selalu ada mulai dari bentuk dan fungsinya.

Oiya sudah tahu K-Ion Nano belum?

K-Ion Nano adalah kacamata terapi, produk unggulan dari K-Link Indonesia. Sebagai kacamata terapi tentu saja kacamata ini memiliki perbedaan dibandingkan kacamata biasa.

Apa saja perbedaannya?

1. Fungsi K-Ion Nano vs kacamata biasa

K-Ion Nano sebagai kacamata terapi memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan mata dan membantu menyegarkan mata. Sedangkan kacamata biasa hanya sebagai hiasan yang mempercantik penampilan. Pun kacamata minus atau plus secara umum hanya sebagai alat bantu manusia untuk melihat lebih jelas tanpa memiliki fungsi menjaga kesehatan mata seperti K-Ion Nano.

2. Desain K-Ion Nano vs kacamata biasa

K-Ion Nano terbuat dari bahan TR polimer yang ramah lingkungan, fleksibel dan tahan lama. Bagian gagangnya menggunakan material titanium dengan logam yang tahan korosi. Dibandingkan kacamata pada umumnya, K-Ion Nano lebih unggul secara desain karena go green dan lebih tahan lama. Desain K-Ion Nano yang minimalis juga cocok dipakai karena stylis dan simpel.

3. Tingkat kenyamanan

Salah satu masalah saat memakai kacamata dalam jangka panjang adalah adanya rasa sakit terutama di daerah sekitar telinga. Dibandingkan kacamata biasa, K-Ion Nano memiliki tambahan sarung pelipis karet sehingga memberikan rasa nyaman saat digunakan. Teknologi ini mampu mengurangi gaya jepitan pada telinga sehingga tidak menimbulkan rasa sakit saat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Bebas rasa sakit deh!

4. Manfaat kesehatan

Hal mendasar yang membedakan kacamata biasa dengan K-Ion Nano adalah adanya manfaat kesehatan. Pada umumnya kacamata hanya bermanfaat sebagai aksesories semata. Pun kacamata kesehatan seperti kacamata minus, plus dan silinder hanya bermanfaat sebagai alat bantu untuk melihat secara lebih jelas tanpa mampu mengatasi akar masalah dari gangguan mata. K-Ion memiliki berbagai teknologi unggulan sehingga bermanfaat untuk kesehatan mata.

K-Ion Nano mampu memicu penyerapan sinar infra merah jarak jauh (FIR) ke dalam tubuh. Penyerapan ini menimbulkan gaya resonansi yang bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah. Dengan lancarnya peredaran darah di area sekitar mata tentu dapat meningkatkan fungsi sel sekitar mata dan membantu mengurangi risiko terjadinya gangguan kesehatan mata.

Selain itu, K-Ion Nano juga berteknologi anti sinar UV dan anti sinar biru. Sinar UV atau sinar ultra violet adalah sinar yang berasal dari cahaya matahari yang berefek buruk poda mata.

manfaat kacamata k-ion nano

Lensa khusus pada K-Ion Nano juga bermanfaat untuk menyerap dan memantulkan sinar biru. Sinar biru merupakan sinar yang berefek buruk dan menyebabkan kerusakan pada mata.

Sumber utama sinar biru berasal dari cahaya matahari, televisi, handphone, lampu LED, dan layar komputer. Berdasarkan uji spektrometer, lensa K-Ion Nano mampu memblokir sampai 40 % efek negatif sinar biru.

Dibandingkan kacamata biasa, K-Ion Nano memiliki keunggulan dapat memancarkan ion negatif. Ion negatif ini memiliki efek baik yaitu meningkatkan sistem imunitas dan memperkuat fungsi organ tubuh teruatama mata.

Ion negatif atau anion ini juga mampu menambah suplai oksigen di sekitar mata sehingga K-Ion Nano tidak membuat mata mudah lelah saat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Dengan segudang manfaat inilah K-Ion Nano dapat menjadi pilihan untuk mempercantik tampilan sekaligus merawat kesehatan mata.